Munir Said Thalib

Tentang Munir Said Thalib

a. Biografi Munir: Munir Said Thalib (1965 – 2004) meninggal di pesawat dalam perjalanan dari Jakarta menuju Amsterdam ketika akan melanjutkan studi pasca sarjana mengenai hukum humaniter di Belanda.

b. Awal perjalanan Munir

c. Periode di LBH Surabaya
Marsinah: Kasus Marsinah menjadi salah satu bentuk pelanggaran HAM berat yang terjadi selama pemerintahan Orde Baru.

Kasus Petani Nipah : Salah satu kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi saat pemerintah Orde Baru memasuki masa akhir kekuasaannya adalah kasus tewasnya empat petani di Sampang, Madura. Kasus yang dikenal dengan peristiwa Waduk Nipah itu terjadi pada 25 September 1993, lima bulan setelah terjadinya pembunuhan Marsinah.

d. Legasi Munir
Legasi Kemanusiaan
• Legasi Pemikiran Militer
Gagasan Terkait Pertahanan dan Keamanan: Munir juga sering mendiskusikan ide mengurangi  dominasi Angkatan Darat (AD) dan pentingnya mewujudkan kekuatan maritim yang kuat.
Menanggapi Pasal Kudeta: Secara spesifik Munir berpendapat bahwa TNI tidak mungkin menjadikan dirinya otonom, mengambil keputusan politik atas dirinya sendiri. Munir teguh dengan pandangannya, bahwa militer tidak boleh ikut terlibat dalam pengambilan keputusan politik. Menurut Munir melalui pasal kudeta itu, seolah berusaha memaksakan paradigma lama masuk dalam rumusan RUU TNI yang saat itu tengah digodok di DPR.
Munir dan Tentara: Banyak orang beranggapan Munir anti-tentara, padahal sama sekali tidak! Sebagai seorang aktivis pejuang  Hak Asasi Manusia (HAM) yang konsisten, Munir mensyaratkan perlunya melakukan reformasi militer.

e. KontraS dan Orang Hilang
Sejarah KontraS
Tentang Orang Hilang
Orang Hilang di Penghujung Kekuasaan
Orang Hilang Terbilang, KONTRAS Menjelang

f. Imparsial

g. Peran Munir di Aceh